Negeri Melati
Menapaki jalan menikmati pesona
Ciptaan ilahi melebarkan kedua mata
menyaksikan molekya ragam barang
cipta
Terlena dengan pernak-pernik budaya
Berbaris pepohonan menghijau
mentari cerah angin pun berlagu
derap langkah petani tanpa rasa ragu
Bahu membahu membuka pagi
Dengan semangat kerja tinggi
Perempuan-perempuan mengayuh sepeda di pagi buta
berlomba dengan surya menuju kalangan
mengais hidup di arus niaga
sigap,tangguh teriring senyum
Sungguh inilah pribadi negeriku
Negeri melati namanya
Di sini bumi putih, suci, tak
terkontaminasi
Aku dengan yang lain terajut rapi
menjadi satu
Tak ada keegoisan, kebohongan, dan
arogansi
Saling berbagi, bergotong royong
dalam kekeluargaan yang padu
Sementara sepasukan bocah-bocah
berseragam rapi
berbekal buku dan doa dari ayah dan
bunda
Melangkah pasti menyosong masa depan
gemilang
Tak lagi harinya hanya menggembala
sapi
Tak jua mereka lupa kepada yang maha
kuasa
Siap membangun bangsa di masa
mendatang
Disini aku bertemu roh pengisi
nuraniku
Adat budaya yang tak akan usang selalu
Bekal laku bangsa turun temurun
Untuk membangun kota-kota peradaban
Menjadi seperti negeriku
Negeri berhati melati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar