Selasa, 24 Juni 2014
Skenario Pentas Seni - "Raja Toeng Mencari Jodoh"
SKENARIO PENTAS
SENI SISWA SMP N 6 (SPENA) PRABUMULIH
“RAJA TOENG
MENCARI JODOH”
KREASI DRAMA TRADISIONAL-MODERN
DAERAH BELIDE (PRABUMULIH)
(Di awali masuknya 2 narator (bercerita/story telling)
diiringi musik membacakan narasi cerita yang menjadi alur pagelaran “PENTAS
SENI SPENA 2013”.)
NARATOR/STORY
TELLING:
Narator Inggris : In Belide
kingdom, stayed a
benevolent king, cheap
and discreet smile named King To'eng.
The king is very rich
and loved by his people, but until now the King to'eng do not
get queen candidates for him. what is the meaning of wealth
and power if there is no heir and later his successors.
One day in his palace, the king seems agitated. He
kept thinking about the woman who would later would become
his wife. he wanted
to have a beautiful woman,
intelligent, virtuous and skills. but until now he has not found the figure of the woman of his dreams.
Narator Indonesia:
Di kerajaan Belide, tinggalah seorang raja yang
baik hati, murah senyum dan bijaksana yang bernama Raja To'eng. Sang raja
sangat kaya raya dan disayangi oleh rakyatnya, namun hingga kini Raja to'eng
belum mendapatkan calon permaisuri buat dirinya. apalah arti kekayaan dan
kekuasaan jika nantinya tidak ada pewaris dan penerusnya.
suatu hari di istananya, sang raja
nampak gelisah. Ia terus memikirkan siapa kiranya wanita yang bakal menjadi
istrinya nanti. ia ingin memiliki wanita yang cantik, pintar, berbudi luhur dan
memiliki keterampilan. tapi hingga sekarang dia belum juga menemukan sosok
wanita idamannya itu.
============================ musik
=================================
(Raja
diiringi pengawal dan dayang-dayang memasuki panggung , setelah duduk
disinggasana raja terlihat melamun)
Dayang : ampun paduka rajE, kalu aku
jedi betanya ngapa padaka sarikeni pecak
gelisah atau apadenmana ni …nah uji budak mak karini dang G..A…l…A…u… galau makitu?
Raja : ai mingkakni nak tau
bie, makmana yo…kasih tau gak yaa?
Pengawal : kasih tau lah padaku plisss, kami
tak endak ngelek rai raje kami pecak benang kusut masai maktuni.
Raja : ciyusss nak tau bie,
apa nak tau nian..
Dayang : ciyus padaku, rasana kerajaan
kita ni tak ade ceria, hambar ,hampa tanpa senyum paduka raje.
Raja : Aoklah… makkani..cuka
mingkak-mingkak kelek ada apa disebelah ku kani?
Dayang : Ade kursi paduka
Pengawal : aok paduka.. kursi singgasana nyang
kosong
Raja : nah itulah yang buatku
galau ni… aku ni tepekir makmana nak nyarik betina nyang bekal ngawani duduk disebelah ku kani.
Dayang : ayayayaya ngapa nak bingung paduka
kani , kan ada kami2 disika ni nyang ngegewal paduka. Secara kami kan cukup
imut2, ringkeh dan cetar membahana baday halilintar pokokna segela yang ringkeh
2 ni ada di kami
Pengawal :embok aiii capek deh..aok ringkeh
nian tapi ngelekna dari lubang pipet..
Raja : ai dalah
mingkak-mingkak ni, mingkak segela-gelana la aku anggap pecak keluargaku sdewk,
aku ni pengen nyarian gedis bekal betinaku kelak… nyang ringkeh, pintar, beik
ngan benyak kepacak’an. Makmana lah carana nemuan gedis mak itu?
Pengawal : ay kecek urusana paduka
rajE,makmana kalu kita muat sayembara
bie, kita umuman ke rakyat kita terutama ke yang gedis-gedisna bahwa raje ngencari jodoh nak dijedian
permaisuri kerajaan Belide. Makmana rajE setuju de?
Raja : nah ide ringkeh itu,
aoklah gencanglah mingkak umuman ke
warga belide ngan sekitarna, sari kanilah, pendaftarannani, tereti !
Pengawal : tereti padaku, tapi kami nak ijin
ngelek prajurit-prajurit istana kita
latihan silat dulu paduka, sudah itu empai kami umuman sayembara tadi ni.
Raja : aok lah kalu mak itu,
kebeneran aku juge nak mandik dulu,
makmana dayang sudah disiappan aek angat
bekal ku mandi ni,
Dayang : sudah padaku rajE.
Raja : Dah kalu mak itu aku
nak mandi dulu.
============================
musik =================================
(rombongan raja
diiringi raja, dayang dan pengawal keluar panggung)
1.
(rombongan silat diikuti 2 pengawal raja memasuki panggung, atraksi silat dimulai)
Setelah
aktraksi silat selesai
Pengawal 1 :
mantap…mingkak kani luar biasa… latihan sari keni cukup..lajulah belek ke pos masing-masing
(Rombongan
pencak silat meninggalkan panggung)
Pengawal
2: payo kanca, kita umuman lah ke rakyat
ni, soal sayembara tadi
Pengawal1 : aoklah…
Pengawal 2 : (membunyikan kentongan)
Pengawal 1 : Pangumuman… Pangumuman…
diumuman ke segela warga Belide khususna yang masih gedis , RajE Toeng nak
ngancarik bitina bekal calon permaisuri kerajaan Belide. Syaratna ringkeh,
belagak, ilok ati, terus lok ade kapacak’an. Begi gedis belide dan sekitarna yang
kepengen payola langsung mendaftar ngan
detang segencangna ke istana. Pendaftaran di buka mulai sari kanilah. Sekian,
terimakaseh.
Pengawal 1 : (membunyikan kentongan
penutup)
2 pengawal kemudian meninggalkan
panggung diiringi musik.
2.
Raja, dayang, dan pengawal memasuki
panggung …diiringi musik.
Pengawal 1 : yang
mulia RajE kanilah konstetan pertama
calon pendamping raje. kita sambut gedis-gedis
deri detaran melayu yang ringkeh ngan ade kepacak,an menari melayu…
inilah mereka dengan tampilan tari Zapin
kemuning
(kelompok Tari Melayu
memasuki panggung memberi hormat kepada raja dan juga kepada penonton, musik
tari berbunyi kelompok tari melayu mulai menari)
Setelah selesai menari kelompok penari melayu memberi hormat
kembali, kemudian meninggalkan panggung,
Pengawal : makmana paduka raje, ade diantara gedis-gedis melayu
tadi yang lekat di atimu.?
Raja : lagakna belum, atiku belum ade
cenat-cenutna kani.
Pengawal seru calon yang lainna !
Pengawal : Daulat baginda rajE, aoklah…selanjutnna
kita nak nyaksian calon pendamping rajE, mereka tuni gedis-gedis ringkeh ngan
gaul deri benua eropa yang nak nampil’an kepacak’an urang ni nundean tari
kreasi modern. Kita sobok’an kepacak’an uran ni ngan modern dance.
(kelompok modern
dance masuk memberikan salam ke paduka raja, dan penonton musik tari mulai,
penari memulai aksinya).
(setelah mereka selesai menari hormat lalu keluar panggung)
Pengawal 1 : makmana rajE ade yang endak de ?
Raja :
ombok ai, lom katek , cuka panggil nyang lainna.
Pengawal 2 : aoklah paduka raje, peserta berikutna kita
sambut seorang gedis asal negeri Inggris , inilah dia …
(pembaca puisi inggris masuk memberi salam dan membacakan puisinya)
Pengawal : Makmana padaku rajE?
Pangeran : ai tak ngarti akuni apa ujina ni , ade lagi de
yang lain pengawal?
Pengawal ; tenang bie,
maseh ade yang lain, made in belide, pokokna cetar membahana badailah,
payolah segera saja kita sambut 3 gadis asli belide, kanilah urang ni.
(3 pembaca Puisi berbahasa indonesia masuk member salam lalu membacakan
puisinya)
Pengawal : Makmana padaku raje setuju ngan gedis-gedis kani?
Raja :
wawww mingkak kani luar biasa…. Puisina ringkeh, sangking linjangna ngan guru-guru,
guru kan juge urang tuamu di sekolah, ngan guru bie mingkak hormat, sayang ngan
cinta apalagi ngan calon laki kelak… tapi sekirana ade lagi de, kepacak’an
mingkak ni?
Penari 1 : duhai raje yang bilagak tak bi’ujung ,de nak
susah iga, kami juge pacak menari, tapi kami nak nari dengan raje ngan kedu
prajurit nyang gegah- gegah tuni, gelak de
raje nari ngan kami ni?
Raja toeng : payo, siapa takut ?
(ketiga penari itu pun
memberikan selendang kepada raja dan kedua prajuritna lalu menarilah
mereka berenam, membawakan tari Bujang
Gadis prabumulih)
Setelah menari, raja membawa penari pasangannya ke depan
Raja Toeng : Duhai
gedis ringkeh, lagakna aku linjang di kau. Sapa demamu ni
Penari 1 :
demaku ni Nurbaya padaku raje
Raja Toeng : endak
de jedi betinaku ni
penari :
Aok baginda raje..aku galak nian..demi tuhan..aku linjang denganEpaduka raja
(pangeran membawa
penari itu ke kursi ratu dan mereka pun duduk berdampingan semuanya bertepuk
tangan)
Pengawal 1 :
nah akor kalu mak itu, untuk ngerayaan ari
bahagia kani makmana kalau kalu kita bisenang-senang sambEl nengaran hiburan rebana, setuju?
Pengawal 2 : kanilah
penampilan qasidah spena
‘
[================ rombongan qasidah masuk menampilkan
atraksinya============
Narator : akhirnya Raja Toeng menemukan jodohnya. Kerajaan belide
kini telah menemukan permaisuri kerajaannya.
Cerita di tutup dengan penampilan semua pendukung acara .
THE
END
Senin, 23 Juni 2014
RPP- mapel Bahasa Indonesia kls VII/1 SMP kurikulum 2013
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan
Pendidikan : SMP
Mata
Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : VII/1
Materi Pokok :
Teks Hasil Observasi
Tema : Pengenalan Budaya Indonesia
(teks hasil observasi deskriptif)
Sub
Tema : Pantun
Alokasi Waktu :
2x40 menit (1x Pertemuan)
A.
Kompetensi Inti
1.
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2.
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun,
percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya
3.Memahami
pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4.
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber
lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B.Kompetensi
dasar dan indikator
1.2. Menghargai
dan mensyukuri keberadaan bahasa
Indonesia sebagai anugrah tuhan yang Maha Esa sebagai sarana memahami informasi lisan dan tulis.
2.1 Memiliki
perilaku jujur, tanggung jawab dan santun dalam menanggapi secara pribadi
hal-hal atau kejadian berdasar hasil observasi
Indikator
1.Menunjukkan perilaku jujur
dalam menanggapi hal-hal atau budaya
2. Menunjukkan perilaku tanggung jawab dalam menanggapi hal-hal atau budaya
3. Menunjukkan perilaku santun dalam
menanggapi hal-hal atau budaya
3.1 Memahami teks
hasil observasi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan cerita pendek
baik melalui lisan maupun tulisan.
Indikator
1.Menjelaskan struktur teks hasil
observasi dekriptif
2.Menjelaskan ciri-ciri pantun
4.2 Menyusun teks hasil observasi,tanggapan
deskriptif,eksposisi,eksplansi,dan
cerita pendek sesuai dengan karakteristik yang akan dibuat baik secara
lisan maupun tulisan.
Indikator
1.Menentukan
ciri-ciri pantun dalam teks deskriptif hasil observasi
2.Menulis pantun yang
sesuai dengan ciri-ciri pantun
B.Tujuan Pembelajaran
1.Selama dan setelah proses pembelajaran,siswa dapat menggunakan
Bahasa Indonesia untuk memahami secara lisan dan tulis sebagai bentuk dari rasa
menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan
yang Maha Esa.
2. Siswa menunjukkan perilaku jujur, tanggung
jawab dan santun dalam menanggapi secara pribadi hal-hal atau kejadian berdasar
hasil observasi
3. Setelah memahami teks hasil observasi, siswa dapat
menjelaskan stuktur teks hasil observasi.
4.Setelah membaca dan mendiskusikan teks hasil observasi
siswa dapat mengetahui ciri-ciri pantun.
5.Setelah membaca dan mendiskusikan teks hasil observasi
siswa mampu menulis pantun dengan memperhatikan struktur, dan ciri-ciri pantun.
C.Materi Pelajaran
-Teks pantun
Ke hulu membuat pagar
Jangan terpotong batang durian
Cari guru tempat belajar
Supaya jangan sesal kemudian
Pantun
Indonesia
Pantun merupakan tradisi lisan yang masih bertahan di beberapa
daerah di Indonesia, khususnya daerah yang berbudaya Melayu. Pantun digunakan
sebagai alat untuk bersosialisasi. Kegiatan seni berbalas pantun dilakukan pada
upacara-upacara adat yang mempunyai nuansa Melayu.
Keseluruhan bentuk pantun berupa sampiran dan isi. Sampiran
terletak pada baris pertama dan kedua dan biasanya tidak berhubungan secara
langsung dengan bagian kedua. Baris ketiga dan keempat ialah bagian isi yang
merupakan tujuan dari puisi tersebut. Sejumlah baris yang selalu genap
merupakan satu kesatuan yang disebut bait/kuplet. Setiap baris terdiri atas
empat kata yang dibentuk dari 8—12 suku kata (umumnya 10 suku kata). Persajakan
antara sampiran dan isi selalu paralel (ab-ab).
Berdasarkan bentuk/jumlah baris tiap bait, pantun dibedakan
menjadi pantun biasa, pantun kilat, pantun berkait, dan talibun. Pantun
biasa adalah pantun yang terdiri atas empat baris tiap bait. Pantun
kilat/karmina adalah pantun yang hanya tersusun atas dua baris. Pantun
berkait merupakan pantun yang tersusun secara berangkai, saling mengait
antara bait pertama dan bait berikutnya. Talibun adalah pantun yang
terdiri atas lebih dari empat baris, tetapi selalu genap jumlahnya.
Berdasarkan isinya, pantun dibedakan menjadi pantun anak-anak
(pantun bersuka cita, pantun berduka cita), pantun muda (pantun perkenalan,
pantun berkasih-kasihan, pantun perceraian, pantun beriba hati, pantun dagang),
pantun tua (pantun nasihat, pantun adat, pantun agama), pantun jenaka, dan
pantun teka-teki.
- Kalimat pertanyaan
Sebelum
membaca teks tentang "Pantun Indonesia", coba kamu jawab pertanyaan
berikut!
1) Apakah yang kamu ketahui tentang pantun Indonesia?
2) Apa saja yang termasuk pantun Indonesia?
3) Apakah pantun Indonesia itu dapat dianggap sebagai
sarana pembentuk identitas bangsa?
4) Dapatkah kamu menyebutkan berbagai jenis pantun
yang ada tanah air kita?
5) Pernahkah kamu membaca, mendengar, atau
membuat pantun?
1)
Setelah membaca teks "Pantun Indonesia", isilah tabel berikut sesuai
dengan struktur teks tanggapan deskriptif, yaitu identifikasi, klasifikasi
definisi, dan deskripsi bagian!
|
Struktur Teks
|
Deskripsi
|
|
................................
|
Pantun terdiri atas dua bagian, yaitu sampiran dan
isi. Sampiran adalah dua baris pertama, kerap kali berkaitan dengan
alam (mencirikan budaya agraris masyarakat pendukungnya: misalnya “air,
hujan, dan hulu”), dan biasanya tak punya hubungan dengan bagian kedua yang
menyampaikan maksud selain untuk mengantarkan rima/sajak. Dua baris terakhir
merupakan isi, yang merupakan tujuan pantun tersebut.
|
|
................................
|
Pantun
merupakan salah satu jenis puisi lama yang dikenal luas di Nusantara. Pantun
berasal dari kata patuntun dalam bahasa Minangkabau yang berarti
“petuntun”. Dalam bahasa Jawa dikenal sebagai parikan, dalam bahasa
Sunda dikenal sebagai
paparikan, dan dalam bahasa Batak dikenal sebagai umpasa (baca:
uppasa).
Pantun biasanya terdiri atas empat larik (atau
empat baris bila dituliskan), setiap baris terdiri atas 8--12 suku kata,
bersajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh a-a-b-b, atau
a-b-b-a). Pantun pada mulanya merupakan sastra lisan, tetapi sekarang dijumpai
juga pantun tulis.
|
-Ciri-ciri pantun
Ciri-ciri pantun adalah
1. terdiri dari 4 baris
2. bersajak silang ab-ab
3. Baris 1 dan 2 merupakan sampiran, 3 dan 4 merupakan isi
4. terdiri dari 8 -12 suku kata tiap barisnya
D.Metode
Pembelajaran
Diskusi, tanya jawab, penugasan dan
presentasi
E. Media
- Teks hasil observasi
- Gambar
F. Sumber Belajar
Bahasa
Indonesia Wahana Pengetahuan untuk SMP/MTs Kelas VII, Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta: 2013
halaman 49-56
G. Kegiatan Pembelajaran
Pendahuluan
1)
Siswa merespon salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran
sebelumnya
2) Siswa menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran
sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
3) Siswa menerima informasi kompetensi, materi, tujuan,
manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan
4) Untuk menarik minat dan menggugah kesadaran siswa agar mencintai budaya
Indonesia siswa mengamati gambar acara berbalas pantun (buku siswa hal.50)
Kegiatan inti
1.Mengamati
. Siswa mengamati gambar acara berbalas pantun (buku siswa hal.50)
-
Siswa membaca teks deskripsi yang berjudul “Pantun
Indonesia”
-
Siswa secara berkelompok mencermati teks deskripsi .
-
Siswa secara berkelompok mencermati struktur teks deskripsi
2.Menanya
- Siswa dan guru bertanya-jawab mengenai acara apa saja yang siswa ketahui
yang menggunakan pantun.
- siswa
merespon contoh pantun yang disampaikan guru dalam bentuk memberikan pertanyaan
umum mengenai pantun (dalam buku siswa hal.51-52)
3.Mengeksplorasi
- Siswa mencatat
informasi yang didapat dari pembacaan
teks deskripsi “Pantun Indonesia”
- Dipandu oleh guru, peserta didik memberi
komentar terhadap berbagai informasi tentang “Pantun Indonesia
- Siswa secara berkelompok mendiskusikan ciri-ciri
pantun
- Berdasarkan ciri-ciri pantun siswa menulis
pantun
4.
Mengasosiakan
-
Peserta didik menyusun teks deskripsi secara berkelompok.
-
Peserta didik menyusun teks deskripsi secara mandiri.
-
Peserta didik menulis teks deskripsi “Pantun Indonesia” dengan
bahasanya sendiri.
- Peserta didik menulis
pantun berdasarkan ciri-ciri pantun
5.
Mengomunikasikan
-
Peserta didik mempresentasikan teks deskripsi pantun
-
Peserta didik membacakan pantun yang ditulisnya berdarkan
cirri-cirinya
-
Dengan sikap
tanggung jawab, santun dan menggunakan bahasa Indonesiayang baik dan benar,
siswa memberikan tanggapan terhadap hasil presentasi temannya.
Kegiatan
Penutup
1.Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa bersama
guru menyimpulkan
pembelajaran
2.Bersama guru, siswa
mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialami
saat memahami stuktur teks dan menulis
pantun.
3.Dengan sikap peduli, responsif, dan santun siswa
mendengarkan umpan
balik dan penguatan dari guru
atas pernyataan mereka tentang hambatan
dalam memahami stuktur
teks dan menulis pantun.
4.Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa
menyimak informasi mengenai
rencana kegiatan pembelajaran untuk
pertemuan berikutnya.
H .Penilaian
1.
Teknik dan Bentuk Instrumen
|
Teknik
|
Bentuk
|
|
Pengamatan Sikap
|
Lembar
Pengamatan Sikap dan Rubrik
|
|
Tes Tertulis
|
Tes Uraian dan Pilihan
|
|
Tes Unjuk Kerja
|
Tes Uji
Petik Kerja dan Rubrik
|
2.
Contoh Instrumen Penilaian
a.
Pengamatan Sikap
Lembar
Pengamatan Sikap
|
No.
|
Nama Siswa
|
Religius
|
Jujur
|
Tanggung jawab
|
Santun
|
||||||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
||
|
1.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
….
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Rubrik penilaian sikap
|
Rubrik
|
Skor
|
|
sama
sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam melakukan kegiatan
|
1
|
|
menunjukkan
sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam melakukan kegiatan tetapi masih
sedikit dan belum ajeg/konsisten
|
2
|
|
menunjukkan
ada usaha sungguh-sungguh dalam melakukan kegiatan yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
|
3
|
|
menunjukkan
adanya usaha sungguh-sungguh dalam melakukan kegiatan secara
terus-menerus dan ajeg/konsisten
|
4
|
b.
Tes Tertulis
Tes unjuk kerja
Buatlah sebuah pantun remaja dengan
memperhatikan ciri-ciri pantun
Penskoran
|
Aspek
|
Skor
|
|
3
5
|
|
Skor Maksimal
|
8
|
Pedoman penskoran
|
ASPEK
|
SKOR
|
|
1.Struktur
|
|
|
Sempurna
|
3
|
|
Kurang
sempurna
|
2
|
|
2.
Ciri-ciri pantun
|
|
|
Sempurna
|
3
|
|
Kurang
sempurna
|
2
|
Prabumulih, 22 Juni 2014
Guru Mata Pelajaran
Bahasa
Indonesia,
Masagus
Ilham Syamsudin,S.Pd.
NIP
19731029 200501 1 006
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
SatuanPendidikan : SMP Negeri 6 Prabumulih
Kelas/Semester :
VII/1
Mata
Pelajaran : Bahasa
Indonesia
Topik : Tanggapan
Deskriptif
Tema :
Pengenalan Budaya Indonesia
Jumlah
Pertemuan : 1 x Pertemuan
Alokasi
Waktu : 2 x 40 menit
A. Kompetensi Inti
a.
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya
b.
Menghargai
dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun,
percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
c.
Memahami
pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata
B. Kompetensi Dasar
1.2
Menghargai
dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa
sebagai sarana memahami informasi lisan dan tulis.
2.1
Memiliki
perilaku jujur, tanggung jawab, dan santun dalam menanggapi secara pribadi
hal-hal atau kejadian berdasarkan hasil observasi
3.1
Memahami
teks hasil observasi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan cerita
pendek baik melalui lisan maupun tulisan
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
1.
Menghargai
dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa
sebagai sarana memahami informasi lisan dan tulis
2. Menghargai dan mensyukuri keberadaan
bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa sebagai sarana menyajikan
informasi lisan dan tulis
3. Memiliki perilaku jujur, tanggung jawab,
dan santun dalam menanggapi secara pribadi hal-hal atau kejadian berdasarkan
hasil deskriptif
4. Merumuskan teks tanggapan deskriptif seperti contoh yang
diberikan
5. Menuliskan struktur teks tanggapan
deskriptif
6. Menyusun teks tanggapan deskriptif secara
berkelompok.
D. Tujuan Pembelajaran
1. Selama
dan setelah
proses pembelajaran, siswa dapat menghargai
dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa
sebagai sarana memahami informasi lisan dan tulis
2. Selama dan setelah proses pembelajaran,
siswa menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah
Tuhan yang Maha Esa sebagai sarana menyajikan informasi lisan dan tulis
3.
Selama dan setelah proses pembelajaran, siswa dapat menunjukkan sikap jujur, tanggung jawab, dan santun dengan
menggunakan bahasa Indonesia dalam menyusun/memproduksi hasil deskriptif baik
lisan maupun tulisan
4.
Setelah membaca teks tanggapan deskriptif dan
mendiskusikannya siswa dapat mengetahui isi teks tanggapan deskriptif baik
secara lisan maupun tulisan.
5.
Setelah membaca teks tanggapan deskriptif dan
mendiskusikannya siswa dapat mengetahui struktur teks tanggapan deskriptif baik
secara lisan maupun tulisan
6.
Setelah membaca teks tanggapan deskriptif dan
mendiskusikannya siswa dapat menyusun teks tanggapan deskriptif baik secara
lisan maupun tulisan
E. Materi Pembelajaran
·
Teks tanggapan Deskriptif
·
Struktur teks Tanggapan
Deskriptif
·
Menyusun Teks Tanggapan
Deskriptif
F. Metode Pembelajaran
Metode Inkuiri,
diskusi, tanya jawab, penugasan, dan presentasi.
G. Kegiatan Pembelajaran
b.
Kegiatan
Pendahuluan
1) Siswa menrespon salam dan pertanyaan dari guru berhubungan
dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya
2) Siswa menerima informasi tentang
keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
3) Siswa menerima informasi kompetensi,
meteri, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan
4) Siswa
diberi pemahaman tentang teks tanggapan deskriptif yang dikaitkan dengan fenomena yang terjadi di sekitar siswa. Guru
menggugah kesadaran siswa agar mencintai
Budaya Indonesia
c.
Kegiatan
Inti
1) Siswa
mengamati sebuah gambar tentang Tari Saman.
2) Siswa
menjawab pertanyaan yang diberikan tentang budaya Indonesia
3)
Siswa menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan
teks tanggapan deskriptif yang berjudul “ Tari Saman”.
4) Siswa
bersama kelompok mendiskusikan struktur Teks Tanggapan Deskriptif yang berjudul
“Tari Saman” dengan melengkapi kalimat dalam kotak.
5) Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun
siswa secara berkelompok membaca dan menyusun teks tanggapan deksriptif
6) Salah
satu kelompok melaporkan hasil diskusinya.
7) Kelompok
lain merespon atau menanggapi dengan responsif dan santun.
8) Siswa
mendengarkan umpan balik dan penguatan dari guru atas pernyataan mereka tentang
hambatan dalam memahami teks tanggapan deskriptif.
9) Siswa
bersama guru membahas hasil latihan.
10) Bersama
guru, siswa mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialami saat
memahami isi teks tanggapan
deskriptif
11) Siswa
mendengarkan umpan balik dan penguatan dari guru atas pernyataan mereka tentang
hambatan dalam memahami isi teks
tanggapan deskriptif.
12) Siswa
atau kelompok terbaik mendapatkan penghargaan dari guru.
d. Kegiatan Penutup
1) Siswa
bersama guru menyimpulkan
materi pembelajaran
2) Siswa melakukan
refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan
3) Siswa
menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran
H. Media dan Sumber Belajar
· Media dan
Bahan : Teks “ Tari Saman”
· Sumber Belajar : Buku Bahasa Indonesia hal 32-39,
Kemdikbud 2013
I.
Penilaian
Proses dan Hasil Belajar
a. Penilaian Proses
|
No
|
Aspek yang dinilai
|
Teknik Penilaian
|
Waktu Penilaian
|
Instrumen Penilaian
|
Keterangan
|
|
1.
|
Religius
|
Pengamatan
|
Proses
|
Lembar
Pengamatan
|
Hasil
penilaian nomor 1 dan 2 untuk masukan pembinaan dan informasi bagi Guru Agama
dan Guru PKn
|
|
2.
|
Tanggung jawab
|
||||
|
3.
|
Peduli
|
||||
|
4.
|
Responsif
|
||||
|
5.
|
Santun
|
.
b. Penilaian Hasil
|
Indikator
Pencapaian Kompetensi
|
Teknik Penilaian
|
Bentuk Penilaian
|
Instrumen
|
|
Mengetahui isi teks tqanggapan
deskriptif
|
Tes tertulis
|
Tes uraian
|
1. Bacalah dengan saksama teks tanggapan
deskriptif berikut! Jawablah
pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
|
|
Mengetahui
struktur teks tanggapan deskriptif
|
Tes tertulis
|
Tes uraian
|
2. Identifikasikanlah
dan jelaskan struktur teks tanggapan deskriptif
|
|
Menyusun teks tanggapan deskriptif
|
Tes tertulis
|
Tes uraian
|
3. Identifikasikanlah
dan melabeli bagian kostum dari gambar Tari saman
|
PedomanPenskoran :
Soal no. 1
|
Aspek
|
Skor
|
|
Siswa menjawab pertanyaan
|
|
|
·
Jawaban
betul
|
1
|
Soal no. 2
|
Aspek
|
Skor
|
|
Siswa mengidentifikasi struktur teks Tanggapan
Deskriptif
|
|
|
·
Jawaban
sempurna
|
5
|
|
·
Jawaban
kurang sempurna
|
3
|
|
·
Jawaban
tidak sempurna
|
1
|
|
SKOR
MAKSIMAL
|
5
|
Soal no. 3
|
Aspek
|
Skor
|
|
Siswa mengidentifikasi dan melabeli gambar tari Saman
|
|
|
·
Jawaban
sempurna
|
5
|
|
·
Jawaban
kurang sempurna
|
3
|
|
·
Jawaban
tidak sempurna
|
1
|
|
SKOR
MAKSIMAL
|
5
|
Prabumulih. Juni 2014
Guru Mata
Pelajaran Bahasa Indonesia
Masagus
ilham Syamsudin.S.Pd.
NIP
19731029 200501 1 006
Lampiran
Lembar
Pengamatan
LEMBAR PENGAMATAN SIKAP
Mata Pelajaran :..................................................................................................
Kelas/Semester:....................................................................................................
Tahun Ajaran :....................................................................................................
Waktu Pengamatan:
............................................................................................
Sikap yang
diintegrasikan dan dikembangkan adalah perilaku religius, jujur, tanggung jawab, dan santun.
Indikator perkembangan sikap perilaku religius, jujur, tanggung jawab,
dan santun.
1.
BT (belum tampak) jika
sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas
2.
MT (mulai tampak) jika
menunjukkan sudah ada usaha
sungguh-sungguh dalam menyelesaikan
tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
3.
MB (mulai berkembang) jika
menunjukkan ada usaha
sungguh-sungguh dalam menyelesaikan
tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
4.
MK (membudaya) jika
menunjukkan adanya usaha
sungguh-sungguh dalam menyelesaikan
tugas secara terus-menerus dan
ajeg/konsisten.
Bubuhkan tanda √ pada
kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.
|
No.
|
Nama Siswa
|
Religius
|
Jujur
|
Tanggung jawab
|
Santun
|
||||||||||||
|
BT
|
MT
|
MB
|
MK
|
BT
|
MT
|
MB
|
MK
|
BT
|
MT
|
MB
|
MK
|
BT
|
MT
|
MB
|
MK
|
||
|
1.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
..
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan
Pendidikan : SMP N 5 Prabumulih
Kelas/Semester : VII / I
Mata
Pelajaran : Bahasa Indonesia
Tema : Cinta lingkungan
Hidup
Subtema : Cinta Lingkungan
Jumlah
Pertemuan : 2
x 40 Menit
A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya
2. Menghargai dan menghayati prilaku jujur,
disiplin, tanggungjawab, peduli ( toleransi,
gotong royong ), santun, percaya diri,
dalam berinteraksi secara efektif
3. Memahami pengetahuan ( faktual,
konseptual, dan procedural ) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata sumber lain yang
sama dalam sudut pandang/teori
4.
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret ( menggunakan,
mengurai,
memodifikasi, dan membuat ) dan ranah
abstrak ( menulis, membaca, menghitung,
menggambar dan mengarang ) sesuai dengan
yang dipelajari di sekolah dan dengan
lingkungan social dan alam dalam
jangkauan pergaulan dan keberadaannya
B. Kompetensi Dasar
1.1 Menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai
anugerah Tuhan
Yang Maha Esa untuk mempersatukan
bangsa Indonesia ditengah keberagaman bahasa
dan budaya
Indikator : Menggunakan Bahasa
Indonesia yang baik dan benar
2.1 Memiliki prilaku jujur, tanggungjawab dan santun dalam menaggapi
secara pribadi hal-
hal atau kejadian berdasaran hasil
observasi
Indikator : Menunjukkan sikap jujur
dalam mengerjakan tugas
3.1 Memahami teks hasil observasi, tanggapan deskriptif, eksposisi,
eksplanasi, dan cerita
pendek baik melalui lisan maupan
tulisan
Indikator : Mengidentifikasi
struktur teks laporan hasil observasi
4.1 Menangkap makna teks hasil observasi, tanggapan deskriptif,
eksposisi, eksplanasi, dan
cerita pendek baik secara lisan
maupun tulis
Indikator :
Mengidentifikasi struktur teks laporan hasil observasi
4.2.
Menyusun teks hasil observasi,tanggapan deskriptif,eksposisi, eksplanasi, dan
cerita pendek sesuai dengan
karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan maupun tulisan
Indikator : Menyusun teks laporan hasil observasi
C. Tujuan
Pembelajaran
Setelah membaca dan mendiskusikan teks
laporan hasil observasi tentang Cinta
Lingkungan siswa dapat :
1. Menjawab pertanyaan terkaitan dengan isi
teks
2.Menentukan bagian definisi umum dalam
teks laporan hasil observasi
3. Menentukan bagian deskripsi dalam
struktur laporan hasil observasi
4. Menentukan bagian deskripsi manfaat
dalam struktur laporan hasil observasi
D. Materi
Pembelajaran
●
Gambar lingkungan hidup
● Struktur teks laporan hasil observasi
● Kata – kata sulit dalam teks
CINTA LINGKUNGAN

Contoh teks
|
Cinta Lingkungan
Lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang ada di sekitar
manusia dan berhubungan timbal balik. Lingkungan hidup ini mencakupi benda
hidup dan benda mati. Benda hidup perlu makanan dan berkembang biak seperti
manusia, binatang, dan tumbuhan. Benda mati antara lain tanah, air, api,
batu, dan udara. Jika terpelihara dengan baik, lingkungan hidup itu dapat
menciptakan masyarakat yang sehat, aman, tenteram, lahir dan batin.
Indonesia merupakan paru-paru dunia kedua. Indonesia memiliki
hutan lebat yang memberikan banyak oksigen. Di negara ini terdapat
tumbuh-tumbuhan dan hewan yang khas, seperti matoa, kayu cendana, burung
cendrawasih, orang utan, dan komodo.
Ekosistem di Indonesia yang
masih terjaga, salah satunya, adalah kawasan Gunung Kidul. Di daerah itu sungai
di bawah tanah airnya melimpah. Di gua dan sekitar sungai masih dihuni
segerombolan kelelawar dan fitoplankton. Fitoplankton itu menjadi makanan
ikan sehingga ikan berkembang biak dengan baik. Hewan-hewan melata atau
reptil, seperti ular, kadal, dan tokek masih berkeliaran. Burung-burung kecil
berkicau, musang berlari-larian, ayam berkokok, dan berbagai serangga hidup
saling pengaruh.
Alam yang indah ini harus
dicintai, dijaga, dan dilestarikan. Kecintaan pada alam itu harus selalu kita
tumbuhkan kepada seluruh warga Indonesia. Selain itu, rasa cinta itu juga
harus terus ditanamkan agar alam Indonesia tetap menjadi paru-paru dunia yang
bermanfaat bagi kehidupan seluruh makhluk yang hidup dari masa ke masa.
Diolah dari sumber “Lingkungan Hidup” Lembaga Pemberdayaan
Masyarakat dan Lingkungan Hidup, 27 April 2012
|
Struktur teks
![]() ![]() |
E.
Alokasi Waktu
2
X 40 Menit
F.Metode
Pembelajaran
Metode inkuiri, diskusi, tanya jawab, penugasan
Model pembelajaran : saintifik
G.Langkah-langakah
Pembelajaran
Pertemuan pertama
a. Kegiatan awal
1.Siswa merespon salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan
kondisi dan pembelajaran sebelumnya
2.Siswa menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya
dengan pembelajaran yang akan
dilaksanakan
3.Siswa menerima informasi kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan
langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan
b. Kegiatan Inti
|
Tahapan Pembelajaran
|
Kegiatan
|
|
Mengamati
|
1. Peserta didik mengamati gambar lingkungan
hidup
2. Peserta didik membaca
teks laporan hasil observasi
|
|
Menanya
|
1.
Peserta didik bertanya bagaimana cara mendeskripsikan gambar
dalam bentuk laporan
|
|
Mengumpulkan informasi
|
1.
Peserta didik mendata informasi yang ada di dalam gambar lingkungan hidup
yang telah disediakan
a. Peserta didik mendata kata –
kata sulit dalam teks laporan hasil observasi
|
|
Mengasosiasikan
|
1. Peserta didik menghubungkan
gambar dengan lingkungan hidup disekitarnya dalam bentuk laporan
2. Peserta didik menghubungkan
teks laporan observasi dengan lingkungan hidup di sekitarnya
|
|
Mengkomunikasikan
|
1. Peserta didik membacakan
teks laporan observasi yang telah tersedia
2. Peserta didik
mempersentasekan laporan hasil diskusi yang mereka buat atau tulis sesuai
dengan gambar
|
c. Kegiatan Penutup
1.Siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran
2.Siswa melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan
3.Siswa menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran
Berikutnya
I.
Alat dan sumber
A. Alat :
media carta
B. Sumber :
Buku Bahasa IndonesiaWahana Pengetahuan
.Jakarta: Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan Kls VII 2013
Buku guru
J. Penilaian Proses dan Hasil Belajar
a. Penilaian Proses :
a.
Teknik Penilaian : tes tertulis
b.
Bentuk Penilaian : tes uraian
c.
Intrumen Penilaian
Penilaian Pengetahuan
Indikator : Menunjukkan pemahaman terhadap
teks hasil observasi baik melalui lisan maupun tulisan
|
a. Tes Tertulis
-
Pilihan
Ganda
Tes pilihan ganda ada pada halaman 8 dan 9
-
Uraian
Terdapat pada
halaman 5 dan 6
b. Tes Lisan
1. Setelah mengamati gambar sebutkan
bagian-bagian yang ada pada gambar lingkungan hidup?
c. Tes Penugasan
Tugas
terdapat pada halaman 17
|
Penilaian Keterampilan
Indikator : Menemukan kata yang sulit dalam teks laporan observasi
|
a. Tes Praktik
Menyusun struktur laporan sesuai dengan
gambar lingkungan
Format Penilaian Sikap
fPenilaian sikap juga dapat dilakukan dengan penilaian diri dengan menggunakan daftar cek atau skala penilaian (rating scale). Contoh instrumen penilaian sikap dengan penilaian diri adalah sebagai berikut.
Instrumen Penilaian Diri
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pedoman Penskoran :
Soal no. 1
|
Aspek
|
Skor
|
|
Siswa menjawab
pertanyaan
|
|
|
● Jawaban betul
|
1
|
Soal no. 2
|
Aspek
|
Skor
|
|
Siswa
mengidentifikasi struktur teks laporan
|
|
|
●Jawaban sempurna
|
5
|
|
●Jawaban kurang
sempurna
|
3
|
|
●Jawaban tidak
sempurna
|
1
|
|
SKOR MAKSIMAL
|
5
|
Soal no.3
|
Aspek
|
Skor
|
|
Siswa
mengidentifikasi unsur bahasa teks laporan
|
|
|
●Jawaban sempurna
|
|
|
●Jawaban kurang
sempurna
|
|
|
●Jawaban tidak
sempurna
|
|
|
SKOR MAKSIMAL
|
|
Mengetahui, Prabumulih, Juni
2014
Kepala sekolah
Guru mata pelajaran,
FORMAT
TELAAH RPP
1. Berilah
tanda cek ( V) pada kolom skor (1, 2, 3 ) sesuai dengan kriteria yang
tertera pada kolom tersebut. Berikan catatan atau saran untuk perbaikan RPP
sesuai penilaian Anda
2. Isilah Identitas RPP yang ditelaah.
Nama Guru :Kel 2 kelas 8
Mata pelajaran :Bahasa Indonesia
Topik/Sub
topik :Teks
prosedur
|
No
|
Komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
|
Hasil Penelaahan dan Skor
|
Catatan
|
||||||||
|
1
|
2
|
3
|
|||||||||
|
A
|
Identitas Mata Pelajaran
|
Tidak
ada
|
Kurang
Lengkap
|
Sudah
Lengkap
|
|
||||||
|
1.
|
Terdapat : satuan pendidikan,kelas, semester, program/program keahlian, mata pelajaran atau tema pelajaran/subtema, jumlah pertemuan
|
V
|
|
|
|
||||||
|
B.
|
Kompetensi
Inti dan Kompetensi Dasar
|
Tidak
Sesuai
|
Sesuai
Sebagian
|
Sesuai
Seluruhnya
|
|
||||||
|
1.
|
Kompetensi Inti
|
|
|
v
|
|
||||||
|
2.
|
Kompetensi Dasar
|
|
|
v
|
|
||||||
|
C.
|
Perumusan Indikator
|
Tidak
Sesuai
|
Sesuai
Sebagian
|
Sesuai
Seluruhnya
|
|
||||||
|
1.
|
Kesesuaian
dengan Kompetensi Dasar
|
|
|
v
|
|
||||||
|
2.
|
Kesesuaian penggunaan
kata kerja operasional dengan kompetensi yang diukur
|
|
|
v
|
|
||||||
|
3.
|
Kesesuaian rumusan
dengan aspek pengetahuan.
|
|
|
v
|
|
||||||
|
4
|
Kesesuaian rumusan
dengan aspek ketrampilan
|
|
|
v
|
|
||||||
|
C.
|
Perumusan
Tujuan Pembelajaran
|
Tidak
Sesuai
|
Sesuai
Sebagian
|
Sesuai
Seluruhnya
|
|
||||||
|
1
|
Kesesuaian dengan KD
|
|
|
v
|
|
||||||
|
|
Kesesuaian dengan Indikator
|
|
|
v
|
|
||||||
|
2
|
Kesesuaian
perumusan dengan aspek Audience,
Behaviour, Condition, dan Degree
|
|
|
v
|
|
||||||
|
D.
|
Pemilihan
Materi Ajar
|
Tidak
Sesuai
|
Sesuai
Sebagian
|
Sesuai
Seluruhnya
|
|
||||||
|
1.
|
Kesesuaian dengan KD
|
|
|
v
|
|
||||||
|
|
Kesesuaian dengan
tujuan pembelajaran
|
|
|
v
|
|
||||||
|
2.
|
Kesesuaian dengan karakteristik
peserta didik
|
|
|
v
|
|
||||||
|
3
|
Keruntutan uraian materi ajar
|
|
|
v
|
|
||||||
|
E.
|
Pemilihan
Sumber Belajar
|
Tidak
Sesuai
|
Sesuai
Sebagian
|
Sesuai
Seluruhnya
|
|
||||||
|
1.
|
Kesesuaian dengan Tujuan
pembelajaran
|
|
|
v
|
|
||||||
|
2.
|
Kesesuaian
dengan materi pembelajaran
|
|
|
v
|
|
||||||
|
3
|
Kesesuaian dengan pendekatan saintifik
|
|
|
v
|
|
||||||
|
F.
|
Pemilihan
Media Belajar
|
Tidak
Sesuai
|
Sesuai
Sebagian
|
|
|
4.
|
Kesesuaian dengan
karakteristik peserta didik
|
|
|
v
|
|
|
1.
|
Kesesuaian dengan tujuan pembelajaran
|
|
|
v
|
|
||||||
|
2.
|
Kesesuaian
dengan materi pembelajaran
|
|
|
v
|
|
||||||
|
3
|
Kesesuaian dengan pendekatan saintifik
|
|
|
v
|
|
||||||
|
4.
|
Kesesuaian dengan
karakteristik peserta didik
|
|
|
v
|
|
||||||
|
G.
|
Metode
Pembelajaran
|
Tidak
Sesuai
|
Sesuai
Sebagian
|
Sesuai
Seluruhnya
|
|
||||||
|
1.
|
Kesesuaian dengan
tujuan pembelajaran
|
|
|
v
|
|
||||||
|
2.
|
Kesesuaian dengan pendekatan saintifik
|
|
|
v
|
|
||||||
|
3
|
Kesesuaian dengan karakteristik peserta
didik
|
|
|
v
|
|
||||||
|
H.
|
Skenario Pembelajaran
|
Tidak
Sesuai
|
Sesuai
Sebagian
|
Sesuai
Seluruhnya
|
|
||||||
|
1.
|
Menampilkan kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup dengan
jelas
|
|
|
v
|
|
||||||
|
2.
|
Kesesuaian
kegiatan dengan pendekatan saintifik(mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan
informasi, mengkomunikasikan)
|
|
|
v
|
|
||||||
|
3
|
Kesesuaian
dengan metode pembelajaran
|
|
|
v
|
|
||||||
|
4.
|
Kesesuaian kegiatan
dengan
sistematika/keruntutan materi
|
|
|
v
|
|
||||||
|
.
|
Kesesuaian
alokasi waktu kegiatan pendahuluan,
kegiatan inti dan kegiatan penutup dengan cakupan materi
|
|
|
|
|
||||||
|
I.
|
Rancangan Penilaian Pembelajaran
|
Tidak
Sesuai
|
Sesuai
Sebagian
|
Sesuai
Seluruhnya
|
|
||||||
|
1
|
Kesesuaian bentuk,
tehnik dan instrumen dengan
indikator pencapaian kompetensi
|
|
|
v
|
|
||||||
|
2.
|
Kesesuaian antara bentuk, tehnik dan
instrumen Penilaian Sikap
|
|
|
v
|
|
||||||
|
3.
|
Kesesuaian antara bentuk, tehnik dan
instrumen Penilaian Pengetahuan
|
|
|
v
|
|
||||||
|
4.
|
Kesesuaian antara bentuk, tehnik dan
instrumen Penilaian Ketrampilan
|
|
|
v
|
|
||||||
|
Jumlah
skor
|
|
|
|||||||||
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP)
Sekolah
: SMP N 1 PRABUMULIH
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas/Semester
: VII/1
Topik :
Remaja dan Pendidikan Karakter
Alokasi Waktu
: 2 x 40
A.
Kompetensi Inti
1.
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya
2.
Menghargai dan menghayati perilaku
jujur,disiplin,tanggung jawab,peduli,toleransi,gotong- royong,santun, percaya
diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam
jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3.
Memahami pengetahuan (factual,konseptual,dan
procedural) berdasarkan rasa ingin rahunyan tentang ilmu pengetahuan
teknologi,seni,budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4.
Mencoba, mengolah, dan menyaji, dalam ranah
konkret (menggunakan,mengurai,merangkai dan memodifikasi dan membuat ranah
abstrak menulis, membaca, menghitungmenggambar,dan mengarang sesuai dengan yang
dipelajari dengan sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
B. Kompetensi Dasar
|
No
|
Kompetensi Dasar
|
Indikator Pencapaian Kompetensi
|
|
1
|
1.2
Menghargai dan mensyukuri
keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa sebagai
sarana memahami informasi lisan dan tulis
|
1.2.1
Terbiasa mengunakan bahasa Indonnesia dengan baik dan benar
|
|
2
|
2.3
Memiliki perlaku demokratis, kreatif,
tanggung jawab, dan santun dalam mendebatkan sudut pandang tertentu tentang
suatu masalah yang terjadi pada masyarakat
|
2.3.1
terbiasa berinisiatif dalam bahasan memecahkan
masalah
2.3.2
terbiasa
bertanggung jawab dalam menyelesaikan masalah
2.3.3
Terbiasa santun dalam bertanya dan
mendebatkan sudut pandang tertentu
tentang suatu masalah yang terjadi pada masyarakat
|
|
3
|
3.1 memahami teks cerita moral/fable, ulasan, diskusi, cerita
prosedur, cerita biografi baik melalui lisan maupun tulisan
|
3.1.1 mengidentifikasi struktur teks prosedur
|
|
4
|
4.2 menyusun teks cerita moral/fable, ulasan, diskusi, cerita
prosedur, cerita biografi baik melalui lisan maupun tulisan
|
4.2.1 Menyusun teks prosedural
|
C. Tujuan pembelajaran
1.
Setelah membaca siswa dapat mengidentifikasi
struktur teks eksposisi
2.
Setelah berdiskusi siswa dapat menyusun teks
eksposisi
D. Materi
Pembelajaran
·
Teks Eksposisi “Remaja dan Pendidikan Karakter”
Remaja dan Pendidikan Karakter
1.
Remaja adalah masa transisi dari masa anak-anak ke masa
awal dewasa. Usia remaja berada pada kisaran usia 10 tahun sampai dengan 21
tahun. Pada masa itu remaja sedang mencari identitas dirinya. Oleh karena itu,
remaja harus mendapat pendidikan karakter agar dapat mengarahkan minatnya pada
kegiatan-kegiatan positif. Pendidikan karakter yang dapat diberikan pada
remaja, antara lain, berperilaku jujur, kreatif, percaya diri, santun, dan
peduli.
2. Remaja mengalami gejolak emosi karena perubahan berat dan tinggi
badan yang berpengaruh juga pada perkembangan psikisnya. Pada masa gejolak itu
merupakan masa sulit sehingga remaja memerlukan pengendalian diri yang kuat
ketika berada di sekolah, di rumah, dan di lingkungan masyarakat. Dalam
keadaan seperti ini, remaja membutuhkan orang dewasa untuk mengarahkan dirinya.
Untuk itu, agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif, remaja harus mempunyai
pendidikan karakter.
3.
Pendidikan karakter ini dapat membentuk remaja
menjadi berprestasi. Di dalam pendidikan karakter mereka diajari nilai
religius yang menguraikan kebaikan agar remaja tumbuh sebagai manusia yang peka
pada lingkungan sosial. Di samping itu, mereka diajari juga nilai toleransi dan
nilai cinta damai atau nilai-nilai kemanusiaan yang membentuk remaja mempunyai
sifat pengasih, berbudi pekerti, dan cinta damai. Dalam pendidikan karakter itu
mereka diajari juga nilai suka bekerja keras, kreatif, mandiri, dan mempunyai
rasa ingin tahu yang tinggi yang dapat menjadikan remaja sebagai orang yang
berprestasi.
4. Dengan demikian, nilai-nilai positif dalam pendidikan karakter itu
dapat membentuk remaja yang unggul. Mereka akan bisa bersaing baik di tingkat
nasional maupun tingkat internasional. Dengan begitu, remaja yang memiliki
karakter kuat akan tumbuh sebagai remaja yang unggul dan dibanggakan karena
sehat secara fisik, stabil dalam emosi, dan intelektualnya berkembang baik.
F. Metode
Pembelajaran
Pendekatan komunikatif
Model pembelajaran berbasis teks
-
Membangun konteks
-
Pemodelan teks
-
Pemecahan masalah secara bersama
-
Pemecahan masalah secara individual
G. Media, Alat dan
sumber pembelajaran
·
Media :
teks eksposisi
·
Alat :
·
Sumber Pembelajaran: Buku siswa
H. Langkah-langkah
Pembelajaran
a.
Kegiatan Pendahuluan
1. Siswa merespon salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan
kondisi kelas dan pembelajaran sebelumnya
2. Siswa menerima
informasi kompetensi, materi,tujuan dan langkah pembelajaran yang akan
dilaksanakan
3. Siswa diberi pemahaman tantang
teks eksposisi “Remaja dan Pendidikan Karakter” yang dikaitkan dengan fenomena
yang terjadi di sekitar siswa
b. Kegiatan Inti
|
Tahapan Pembelajaran
|
Kegiatan
|
|
Mengamati
|
Peserta didik membaca teks
eksposisi “Remaja dan Pendidikan Karakter”
|
|
Menanya
|
- Dengan percaya diri dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, peserta didik menanyakan
struktur teks eksposisi yang telah dibaca.
|
|
Mengumpulkan informasi
|
- Peserta didik membaca
mengenali struktur teks eksposisi “Remaja dan Pendidikan Karakter” dan
menjawab pertanyaan dari teks.
- Peserta didik berdiskusi
untuk menentukan struktur teks eksposisi
|
|
Mengasosiasikan
|
- Peserta didik dalam
kelompoknya mendiskusikan urutan teks eksposisi dengan benar dan penuh
tanggung jawab.
|
|
Mengkomunikasikan
|
- Dari hasil diskusi, peserta
didik memaparkan struktur teks eksposisi tentang “Remaja dan Pendidikan Karakter”
|
c. Kegiatan penutup
1.
Peserta didik bersama guru, menyimpulkan pembelajaran
2.
Peserta didik melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan.
3.
Guru memberikan tugas untuk pengayaan atau remidi kepada peserta didik
2.
Instrumen
Penilaian Sikap
|
a. Observasi : hasil pengamatan terhadap siswa melalui
kegiatan berikut
1. Jika
tidak pernah berperilaku dalam kegiatan
2. Jika
kadang-kadang berperilaku dalam kegiatan
3. Jika
sering berperilaku dalam kegiatan
4. Jika
selalu berperilaku dalam kegiatan
Penilaian sikap untuk setiap peserta
didik dapat menggunakan rumus sebagai berikut.
Nilai = Jumlah skor x100
12
Dengan predikat:
b. Penilaian
Diri
Bacalah dengan baik-baik setiap
pertanyaan dan berilah tanda (v) pada kolom yang sesuai dengan keadaan dirimu
yang sebenarnya.
c. Antar
Peserta Didik
-
Amatilah perilaku temanmu dengan cermat
selama mengikuti pembelajaran
-
Berikan tanda (v) pada kolom yang disediakan
berdasarkan hasil pengamatanmu
-
Serahkan hasil pengamatanmu kepada gurumu
d.
Jurnal
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
3.
Instrumen
Penilaian Pengetahuan
|
d. Teknik : Tes tertulis
e. Bentuk : Uraian
f.
Instrumen :
1. Identifikasilah struktur teks
eksposisi “Siswa Indonesian Juara Olimpiade Iptek Dunia”
2. susunlah urutan teks eksposisi “Siswa
Indonesian Juara Olimpiade Iptek Dunia”
Rubrik
Pedoman Penilaian:
Skor = jumlah perolehan angka seluruh aspek
skor maksimal
Konversi Nilai = (nilai/100) x 4
Kategori Nilai dapat dilihat pada tabel konversi
nilai pengetahuan.
1.
Penilaian Keterampilan
a. Teknik :
Tes Unjuk Kerja
b. Bentuk :
Tes Uji Petik Kerja dan rubrik
c. Instrumen :
Susunlah sebuah teks eksposisi pada teks “Remaja dan Pendidikan
Karakter” memperhatikan pilihan kata dan penggunaan EYD!
Rubrik
Prabumulih,
22 Juni 2013
Guru Mata Pelajaran Bahasa
Indonesia
SUMARDINI,
S. Pd
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan
Pendidikan : SMP Negeri……….
Kelas/Semester : VII / II
Mata
Pelajaran : Bahasa Indonesia
Topik : Peristiwa Alam
Subtopik : A. Subtema 1 Tsunami
Jumlah
Pertemuan : 1 X Pertemuan (2 jam
pelajaran)
A .Kompetensi Inti
1. .Menghargai
dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai
dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami
pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian
tampak mata
4. Mencoba,
mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber
lain yang sama dalam sudut pandang/teori
B . Kompetensi Dasar
1.1
Menghargai
dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa
untuk mempersatukan bangsa Indonesia di tengah keberagaman bahasa dan budaya
Ø Indikator: menggunakan
Bahasa Indonesia dengan baik dan benar
2.1
Memiliki perilaku jujur, tanggung jawab, dan
santun dalam menanggapi secara
pribadi hal-hal atau kejadian berdasarkan hasil observasi
Ø Indikator: Menunjukkan inisiatif dalam pemecahan masalah
Menggunakan pilihan kata,
ekspresi, gesture yang sopan
memberikan pendapat.
3.1 Memahami teks hasil observasi, tanggapan
deskriptif, eksposisi, eksplanasi,
dan cerita pendek baik lisan maupun
tulisan.
4.1
Menangkap
makna teks hasil observasi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan
cerita pendek baik secara lisan maupun tulisan
Ø Indikator: mengidentifikasi struktur teks eksposisi
4.2
Menyusun
teks hasil observasi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan cerita
pendek sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan maupun tulisan
Ø Indikator: menyusun teks eksplanasi
D . Tujuan Pembelajaran
1. Melalui
pendekatan saintifik membaca dan mendiskusikan teks eksplanasi tentang tsunami, siswa dapat:
a. menjelaskan pengertian tsunami.
b. menentukan ide pokok teks tsunami
c. menentukan bagian yang berisi pernyataan umum
dalam teks eksplanasi
d. menentukan bagian yang berisi deretan
penjelasan dalam teks eksplanasi
e. menentukan bagian interpretasi dalam teks
eksplanasi
- Melalui penugasan siswa dapat menyusun teks eksplanasi menggunakan kalimat sendiri dengan menerapkan unsur-unsur kebahasaan yang sudah dipelajari
E.Materi Pembelajaran
● Unsur/bagian teks eksplanasi
:
a.
bagian pernyataan umum
b.
bagian deretan penjelasan (eksplanasi)
c. interpretasi
● Unsur kebahasaan dalam teks eksplanasi tentang tsunami, yaitu
penggunaan konjungsi
● Penyusunan teks eksplanasi
F. Alokasi Waktu
2
X
40 Menit
G.Metode
Pembelajaran
·
Pendekatan saintifik
·
Model Pembelajaran
Berbasis Teks (Genre-based Aproach)
H.Langkah-langkah Pembelajaran
a.
Pendahuluan
1)
Peserta
didik diajak guru mengingat
peristiwa alam yang pernah terjadi di sekitarnya
2)
Peserta
didik mengamati
gambar tentang peristiwa alam
3)
Peserta
didik, memberikan
pendapatnya secara bersungguh-sungguh berdasar
pengetahuan awalnya tentang gambar tersebut
4)
Guru
membangkitkan motivasi siswa dengan menjelaskan pentingnya menjaga
alam dari kerusakan.
5)
Guru
menjelaskan tujuan pembelajaran.
b. Inti
|
Tahapan Pembelajaran
|
Kegiatan
|
|
Mengamati
|
1.Siswa mendengarkan lirik
lagu tentang alam.
2.Siswa membaca teks eksplanasi tentang tsunami yang terdapat pada buku siswa halaman 113.
|
|
Menanya
|
1. Guru memberikan
kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan isi teks eksplanasi
yang telah dibaca
|
|
Mengumpulkan informasi
|
1.Siswa
menemukan bagian-bagian yang menjadi
bangunan teks eksplanasi seperti yang terdapat pada bagan halaman 116 buku
teks siswa, yaitu pernyaan umum, penjelasan, dan interpretasi.
2.Siswa membuat daftar pertanyaan tentang peristiwa
alam berdasarkan pengalaman.
3.Siswa
mewawancarai guru atau tokoh masyarakat. berdasarkan daftar pertaanyaan yang
dibuat.
4.Siswa
menuliskan hasil wawancara dalam
kaidah Bahasa Indonesia yang benar.
5.Siswa
mendiskusikan permasalahan yang
ditemukan pada saat wawancara.
|
|
Mengasosiasikan
|
1.Guru memberikan kesempatan
kepada siswa untuk mengolah informasi
dari teks eksplanasi tentang tsunami sehingga
diitemukan hubungan antara
sruktur teks eksplanasi dengan peristiwa yang terjadi yang ada dalam teks tersebut.
2. Siswa menyusun teks
eksplanasi
|
|
Mengkomunikasikan
|
1.Siswa
melaporkan hasil kegiatan menyusun
teks eksplanasi tentang tsunami
|
Penutup
1. Dengan
bimbingan guru, peserta didik menyimpulkan materi pelajaran tentang teks
eksplanasi
2. Peserta didik mengidentifikasi hambatan-hambatan dalam
menentukan struktur teks eksplanasi
3. Peserta didik menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran
4. Peserta didik ditugasi menyusun teks eksplanasi tentang
banjir
I. Penilaian
a. Penilaian sikap
·
Siswa
menunjukkan perilaku jujur dalam
mengerjakan tugas menyusun teks eksplanasi tentang tsunami
1. tugas yang diberikan tidak dikerjakan sendiri
2. Tugas yang diberikan sebagian dikerjakan sendiri
3. Tugas yang diberikan hanya sedikit
yang tidak dikerjakan sendiri
4. Tugas yang diberikan semuanya dikerjakan
sendiri
·
Siswa
menunjukkan perilaku bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas menyusun teks eksplanasi tentang
tsunami
1. Siswa tidak menyelesaikan tugas
2. Siswa
menyelesaikan sebagian tugas
3. Siswa
hanya sedikit tidak menyelesaikan
tugas
4. Siswa menyelesaikan tugas sampai selesai
·
Siswa m enunjukkan perilaku santun dalam menanggapi
hasil pekerjaan siswa lain
1. Siswa
tidak menggunakan bahasa yang
baik dan santun dalam menanggapi
pendapat siswa lain
2. Siswa
kadang-kadang menggunakan
bahasa yang baik dan santun dalam menanggapi pendapat siswa lain
3. Siswa sering menggunakan bahasa yang baik
dan santun dalam menanggapi
4. Siswa
selalu menggunakan bahasa yang baik dan santun dalam menanggapi pendapat
siswa lain
|
No
|
Nama siswa
|
Jujur
|
Tanggung
jawab
|
santun
|
Keterangan
|
|||||||||||||||||||||
|
1
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||||||||||
|
2
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||||||||||
|
3
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||||||||||
|
4
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||||||||||
|
5
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||||||||||
|
|
jumlah
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||||||||||
|
PREDIKAT
|
NILAI
|
|
Sangat
Baik ( SB)
|
80 ≤ AB ≤ 100
|
|
Baik (B)
|
70 ≤ B ≤ 79
|
|
Cukup (C)
|
60 ≤ C
≤ 69
|
|
Kurang (K)
|
<60
|
b .Penilaian Pengetahuan
a.
Teknik
Penilaian : Tes Tulis
b.
Bentuk Instrumen : Uraian non
Objektif
c.
Kisi-kisi:
|
No
|
Indikator
|
Butir
Instrumen
|
|
1
|
Menjelaskan isi teks
|
|
|
2
|
Menentukan
ide pokok
|
|
|
3
|
Menentukan struktur teks eksplanasi
|
|
|
4
|
Menyusun teks eksplanasi
|
|
c .. Penilaian
Keterampilan
|
Keterampilan
|
Butir
Instrumen
|
|
|
|
|
|
|
Pedoman Penskoran :
Soal no. 1
|
Aspek
|
Skor
|
|
Siswa
menjawab pertanyaan
|
|
|
●
Jawaban betul
|
1
|
Soal no. 2
|
Aspek
|
Skor
|
|
Siswa
menyusun Teks Eksplanasi secara Berkelompok
|
|
|
●Jawaban
sempurna
|
5
|
|
●Jawaban
kurang sempurna
|
3
|
|
●Jawaban
tidak sempurna
|
1
|
|
SKOR
MAKSIMAL
|
5
|
Soal no.3
|
Aspek
|
Skor
|
|
Siswa
menggunakan konjungsi dalam menyusun teks eksplanasi secara Mandiri
|
|
|
●Jawaban
sempurna
|
5
|
|
●Jawaban
kurang sempurna
|
3
|
|
●Jawaban
tidak sempurna
|
1
|
|
SKOR
MAKSIMAL
|
5
|
Mengetahui , Prabumulih, J uni 2014
Kepala SMP Guru Mata Pelajaran
Langganan:
Komentar (Atom)


